Artikel Pilihan Editor

Top Banget! Produk Lapas Cikarang Tembus Pasar Eropa

Top Banget! Produk Lapas Cikarang Tembus Pasar Eropa

Jambipro, Bekasi - Produk industri kecil-menengah plastik di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Cikarang, Bekasi menorehkan prestasi yang sungguh luar biasa. Mengapa tidak, produk mutu produk yang dihasilkan kini telah menebus pasaran Negara Italia.

Produknya antara lain lunch box, tameng pasukan antihuru-hara, blender, dan perangkat aksesoris otomotif. Tidak hanya dipakai di lapas-lapas lain di Jawa dan luar Jawa, melainkan juga diserap banyak pabrikan di kawasan-kawasan industri Bekasi. Kini Lapas Cikarang menorehkan sejarah prestasi yang membanggakan dengan berhasilnya produk mereka diterima pasar Eropa.

"Saya dikabari mitra kami yang memasarkan produk teman-teman warga binaan pemasyarakatan (WBP) di kelompok kerja industri plastik bahwa salah satu produk dipesan konsumen di Italia," ujar Kepala Lapas Cikarang, Kadek Anton Budiharta, di Cikarang, Sabtu (31/08/2019).

Ia mengatakan, produk tersebut adalah wadah kue mangkuk (cup cake) yang akan dipakai sebuah jaringan gerai toko kue eksklusif (patisserie) terkemuka di negara itu. Sebenarnya itu bukan pertama kalinya produk industri plastik Lapas Cikarang dipakai jaringan toko terkemuka.

Sebelumnya, dirinya diberitahu mitra bahwa sebuah gerai kopi multinasional terkemuka memesan cangkir plastik untuk keperluan konsumen mereka.

"Kami bangga, karena bagaimana pun gerai kopi tersebut dikenal kedai kopi dunia yang punya nama, dengan standard yang tentu saja tinggi. Apresiasi mereka dengan percaya dan menggunakan produk kami, tentu sangat kami hargai," jelasnya.

Menurut Kadek, Lapas Cikarang memang diarahkan untuk menjadi Lapas industri, yakni lapas yang kegiatan pembinaan keterampilan dan wirausahanya diarahkan kepada bidang industri kecil dan menengah.

Untuk itu, selain ada pembinaan wajib, yakni pembinaan karakter dan pembinaan keagamaan, kepada warga binaan pun diberikan tawaran dan seleksi untuk bergabung ke dalam kelompok kerja-kelompok kerja (Pokja) industri tertentu.

Selain Pokja industri plastik yang kian menjadi ikon lapas tersebut, di Cikarang pun memiliki Pokja industrilaundry, bakery, otomotif, industri kreatif, industri majun dan sebagainya. Di industri plastik saat ini sudah ada empat mesin, yang menyerap 80-an tenaga kerja dalam empat giliran kerja (shift).

Keempat mesin itu bekerja 24 jam karena membludaknya pesanan. Kecuali saat mati listrik, seperti juga yang terjadi pada hari kami datang.

"Mitra kami, PT Glory Karsa Abadi, tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan Korea. Bila itu tembus, kami pastikan aka nada penambahan mesin hingga menjadi 12 mesin siap kerja," katanya.

Dari 1757 warga binaan, 864 WBP atau lebih dari setengahnya aktif bergabung di berbagai pokja industri yang ada. "Karena ada juga yang statusnya masih tahanan, atau sedang menjalani isolasi karena pelanggaran, mereka belum bisa berpartisipasi," ujarnya.


Komentar